E-Commerce: Misi Mengejar Ketertinggalan
E-Commerce: Misi Mengejar Ketertinggalan
Hari itu kelas E-Commerce terasa berbeda. Jika biasanya
mahasiswa datang dengan santai, kali ini suasananya seperti peserta lomba yang
sedang mengejar garis finis. Pasalnya, yang tampil adalah kelompok 7, kelompok 9, dan kelompok 5 yang mendapat jadwal presentasi susulan.
Kelompok 7 tampil pertama. Mereka membuka presentasi dengan semangat luar biasa, seolah ingin membuktikan bahwa meskipun susulan, kualitasnya bukan susulan. Bahkan salah satu anggota kelompok berkata, "Lebih baik terlambat presentasi daripada tidak presentasi sama sekali." Teman-teman langsung mengangguk setuju sambil menahan tawa.
Giliran berikutnya kelompok 9. Mereka tampak sangat siap.
File presentasi sudah dibuka, laptop sudah terhubung ke proyektor, dan materi
sudah dipelajari. Saking siapnya, sebelum mulai mereka mengecek slide sampai
tiga kali. Takutnya bukan salah materi, tetapi takut yang terbuka malah folder
tugas semester lalu.
Kemudian kelompok 5 maju dengan penuh percaya diri. Mereka menjelaskan materi E-Commerce dengan lancar. Sesekali terdengar suara notifikasi dari laptop yang membuat mereka refleks melihat layar. Untung bukan notifikasi marketplace yang sedang diskon besar-besaran. Kalau iya, bisa jadi fokus kelas langsung berpindah dari E-Commerce teori menjadi E-Commerce praktik.
Walaupun berstatus presentasi susulan, ketiga kelompok menunjukkan usaha yang luar biasa. Mereka berhasil menyampaikan materi dengan baik, membuat kelas tetap hidup, dan membuktikan bahwa presentasi susulan bukan berarti semangatnya susulan juga.

Comments