Prototype Belum Jadi, Branding Sudah Mendunia
“Prototype Belum Jadi, Branding Sudah Mendunia” π₯π»π
Pada saat dosen masuk kelas…
“Baik mahasiswa sekalian, sekarang coba buat tugas
kelompok E-Commerce dan menganalisa 2 E-Commerce. Satu E-Commerce dalam
negeri dan satu luar negeri.”
Seketika suasana kelas berubah seperti meeting startup gagal
funding π
Mahasiswa Teknik Informatika langsung buka laptop coding.
Mahasiswa Manajemen mulai ngomong target pasar dan strategi bisnis.
Mahasiswa Akuntansi sibuk hitung modal.
“Kalau rugi gimana ini?” πΏ
Mahasiswa Ilmu Komunikasi langsung semangat branding.
“Kita harus punya engagement dan komunikasi yang relate
dengan audience.” π₯
Mahasiswa Desain Komunikasi Visual buka Figma sambil bilang:
“Tenang… aesthetic adalah jalan ninja saya.” π
Mahasiswa Desain Produk malah fokus ke packaging.
“Kalau box-nya premium, pelanggan lebih bahagia.” π
Mahasiswa Psikologi tiba-tiba ikut analisa:
“Menurut saya perilaku impulsive buying pengguna dipengaruhi
kondisi emosional saat midnight sale.” ππ₯
Seluruh kelompok langsung diam.
“Wah… berat juga anak Psikologi.”
Ketua kelompok mulai membagi tugas.
“Kita ambil Tokopedia sama Amazon ya.”
Mahasiswa TI:
“Aku backend.”
Mahasiswa DKV:
“Aku desain UI/UX.”
Mahasiswa Ilmu Komunikasi:
“Aku branding dan copywriting.”
Mahasiswa Psikologi:
“Aku analisa perilaku konsumen.”
Mahasiswa Desain Produk:
“Aku konsep produk.”
Mahasiswa lain:
“Aku hadir saat presentasi.” πΏ
Hari pertama rapat kelompok…
Yang hadir cuma empat orang.
Sisanya chat:
“OTW.”
Padahal masih rebahan sambil scroll TikTok π
Masuk hari ketiga…
Website belum jadi.
Tapi logo sudah 12 revisi.
Feed Instagram sudah aesthetic.
Tagline sudah tiga bahasa π₯
Nama E-Commerce-nya:
“ShopVerse Nusantara Global International Marketplace.”
Terdengar mahal…
Tapi tombol “Checkout”-nya belum bisa dipencet π
Pas sesi analisa Tokopedia dan Amazon…
Mahasiswa Manajemen:
“Amazon unggul secara global.”
Mahasiswa Ilmu Komunikasi:
“Tokopedia dekat dengan budaya lokal.”
Mahasiswa DKV:
“Visual Tokopedia lebih friendly.”
Mahasiswa Psikologi langsung serius:
“Diskon 11.11 memicu dopamine pengguna sehingga meningkatkan
keputusan pembelian impulsif.” π₯π
Semua langsung tepuk tangan.
Mahasiswa TI pelan-pelan:
“Tapi coding login kita masih error…” πΏ
Malam sebelum presentasi…
Grup mendadak aktif jam 02.13 pagi.
“Guys siapa yang bikin PPT?”
“Kirain udah ada.”
“Aku cuma bikin logo.”
“Aku cuma bikin slogan.”
“Aku cuma kasih ide.”
Mahasiswa Psikologi tiba-tiba bilang:
“Menurut saya kepanikan kelompok ini adalah bentuk defense
mechanism menghadapi deadline.” ππ
Ketua kelompok hampir nangis.
Yang paling lucu, mahasiswa yang tidak pernah ikut rapat
tiba-tiba muncul:
“Tenang tim, keberhasilan bukan tentang hasil, tapi proses.”
πΏπ₯
Pas presentasi…
Dosen bertanya serius:
“Apa keunggulan utama E-Commerce kalian?”
Mahasiswa Ilmu Komunikasi:
“Branding kami kuat.”
Mahasiswa DKV:
“Visual kami modern.”
Mahasiswa Psikologi:
“Platform kami membangun emotional bonding dengan pengguna.”
Mahasiswa TI pelan-pelan angkat tangan:
“Pak… websitenya belum bisa dibuka.” π
Dosen tarik napas panjang.
“Mana prototype-nya?”
Ketua kelompok buka website.
Loading…
Loading…
Loading…
ERROR 404 ππ₯
Ketua kelompok dengan penuh percaya diri berkata:
“Tenang Pak… ini simulasi realistis saat server overload
karena flash sale besar-besaran.” ππΏ
Comments