Sistem Perasaan vs Sistem Penulisan Enak mana?”
Sistem Perasaan vs Sistem Penulisan Enak mana?” Kalau dipikir-pikir, sistem perasaan itu mirip aplikasi beta: suka error, suka hang, dan nggak ada manual book-nya. Tiba-tiba senyum sendiri, eh lima menit kemudian baper tanpa alasan jelas. Coba bayangkan kalau ada update patch notes: “Bug diperbaiki: rasa rindu berlebihan saat hujan turun.” Pasti hidup lebih gampang. Sementara itu, sistem penulisan lebih mirip Microsoft Word. Ada aturan jelas: titik harus di akhir kalimat, koma jangan kelewatan, dan jangan salah ketik kalau nggak mau dibully netizen grammar-nazi. Tapi masalahnya, kadang penulis suka pakai gaya bebas: huruf besar seenaknya, tanda baca nyasar, bahkan bikin kata-kata baru yang kamus pun bingung. Bedanya, kalau salah di sistem perasaan , yang sakit hati. Kalau salah di sistem penulisan , yang sakit mata. Jadi kesimpulannya? Perasaan lebih rumit , tapi penulisan lebih ribet . Dan kalau digabung: menulis tentang perasaan, nah itu sudah level boss fight paling sus...