“ini kelas logika atau kelas ilmu ghaib?”
“ini kelas logika atau kelas ilmu ghaib?”
Di Lab B 804 , suasana kelas
sudah rame. Mahasiswa-mahasiswi datang dengan wajah penuh semangat—meskipun ada
yang semangatnya cuma buat buka laptop biar kelihatan sibuk.
Hari ini dosen pa Safrizal masuk
dengan senyum penuh misteri, lalu menuliskan di papan: “Fondasi Pemrograman
Terstruktur”. Tapi biar nggak tegang, judulnya diganti jadi: “Jangan
Sampai Salah Titik Koma”.
“Kenapa begitu, Pak?” tanya seorang mahasiswa sambil nyeruput kopi.
“Karena satu titik koma bisa bikin hidupmu hancur... eh maksud saya, programnya
error,” jawab dosen dengan gaya ala stand-up comedy.
Materi dibuka dengan definisi
pemrograman terstruktur. Disambung dengan variabel, tipe data,
keputusan, sampai looping. Semua dijelaskan dengan bahasa sederhana, supaya
nggak ada yang mikir “ini kelas logika atau kelas ilmu ghaib?”.
Di akhir, pa Safrizal bilang:
“Pemrograman itu mirip hidup. Kalau strukturnya berantakan, hasilnya juga
kacau. Jadi, jangan cuma ngoding, tapi juga belajar menyusun alur pikir. Ingat…
kalau salah titik koma, jangan salahkan nasib, salahkan dirimu yang lupa
nge-save!”
Kelas pun pecah dengan tawa—dan
sedikit rasa takut sama error.
Comments