DFD Menurut Tom DeMarco dan Gane dan Sarson
DFD Menurut Tom DeMarco
Tom DeMarco, salah satu tokoh utama dalam rekayasa perangkat lunak, memperkenalkan konsep Data Flow Diagram (DFD) dalam bukunya “Structured Analysis and System Specification” (1978).
Menurut DeMarco,
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu alat (tool) analisis dan perancangan sistem yang digunakan untuk menggambarkan aliran data di dalam suatu sistem secara logis, tanpa memperhatikan bagaimana sistem tersebut diimplementasikan secara fisik.
Artinya, DFD berfokus pada apa yang dilakukan sistem terhadap data, bukan pada bagaimana cara kerjanya secara teknis.
🧠 Tujuan DFD Menurut Tom DeMarco
-
Memahami sistem secara menyeluruh, baik sistem yang sedang berjalan (existing system) maupun sistem baru yang akan dibuat.
-
Menggambarkan proses transformasi data dari input menjadi output.
-
Membantu komunikasi antara analis sistem, perancang, dan pengguna (user).
-
Menyediakan dokumentasi sistem yang jelas dan terstruktur.
🔄 Komponen-Komponen DFD (Menurut DeMarco)
-
External Entity (Terminator)
-
Merupakan sumber atau tujuan aliran data dari sistem.
-
Biasanya menggambarkan pihak luar seperti pelanggan, supplier, atau sistem lain.
-
Simbol: persegi panjang
Contoh: Customer, Bank, Supplier.
-
-
Process (Proses)
-
Menunjukkan kegiatan atau transformasi yang mengubah input menjadi output.
-
Setiap proses diberi nomor dan nama yang menjelaskan apa yang dilakukan.
-
Simbol: lingkaran atau elips.
Contoh: 1.0 Hitung Total Pembayaran.
-
-
Data Flow (Arus Data)
-
Menunjukkan perpindahan data antar komponen sistem.
-
Simbol: panah dengan nama aliran data.
Contoh: Data Pelanggan, Formulir Pesanan.
-
-
Data Store (Penyimpanan Data)
-
Menunjukkan tempat penyimpanan data di dalam sistem.
-
Simbol: dua garis sejajar atau open-ended rectangle.
Contoh: File Transaksi, Database Pelanggan.
DFD Menurut Gane dan Sarson
Menurut Gane dan Sarson (1979), Data Flow Diagram (DFD) adalah alat grafis yang digunakan untuk menggambarkan aliran data dalam sistem informasi, mulai dari sumber data, proses yang mengolah data, hingga ke tujuan akhir (output).
DFD menurut Gane & Sarson memiliki tujuan utama untuk:
“Memodelkan sistem secara logis, dengan menekankan pada aliran data dan proses transformasi data, bukan pada aspek fisik atau teknisnya.”
🔹 Komponen DFD Menurut Gane & Sarson
Gane dan Sarson memperkenalkan notasi khusus yang berbeda dengan notasi Yourdon–DeMarco. Berikut adalah elemen-elemen utama DFD versi Gane & Sarson:
|
Komponen |
Simbol (Gane & Sarson) |
Penjelasan |
|
Proses |
🔘 Persegi panjang
dengan sudut tumpul |
Menunjukkan kegiatan atau fungsi yang mengubah data dari
input menjadi output. Biasanya diberi nomor seperti 1, 2, 3, dst. |
|
Aliran Data (Data Flow) |
➡️ Panah |
Menunjukkan arah dan jenis data yang mengalir antar
proses, penyimpanan, atau entitas. |
|
Penyimpanan Data (Data Store) |
= atau dua garis sejajar horizontal |
Tempat penyimpanan data yang digunakan atau dihasilkan
oleh proses. Contoh: D1, D2, dll. |
|
Entitas Eksternal (External Entity) |
⬜ Persegi panjang biasa |
Sumber atau tujuan data yang berada di luar sistem
(misalnya pengguna, sistem lain, atau organisasi eksternal). |
Tingkatan DFD
Menurut Gane & Sarson, DFD disusun secara bertingkat (hierarki):
-
Diagram Konteks (Level 0) — menggambarkan sistem secara keseluruhan, hubungan dengan entitas eksternal.
-
DFD Level 1, Level 2, dst. — merupakan dekomposisi (rincian) dari proses-proses pada level sebelumnya.
🔹 Kelebihan Notasi Gane & Sarson
-
Simbol-simbolnya mudah dibaca dan membedakan fungsi secara visual.
-
Cocok untuk dokumentasi sistem bisnis dan rekayasa perangkat lunak.
-
Fokus pada aliran logis data, bukan implementasi teknis.
Comments