Kejahatan teknologi informasi- Denial of Service (DoS / DDoS Attack)
Kejahatan teknologi informasi- Denial of Service (DoS / DDoS Attack)
Denial of Service
(DoS)
adalah serangan siber yang bertujuan untuk membuat sebuah server,
situs web, atau jaringan menjadi tidak bisa diakses oleh pengguna yang sah.
Jika dilakukan
oleh banyak komputer secara bersamaan, serangan ini disebut Distributed
Denial of Service (DDoS).
🧠 Prinsip kerjanya:
Penyerang mengirimkan permintaan (request) dalam jumlah besar ke server
target secara terus-menerus, sehingga:
- Server
menjadi overload (terlalu sibuk memproses permintaan palsu).
- Akibatnya,
sistem menjadi lambat, hang, atau bahkan mati total
(crash).
- Volume-Based
Attack
- Mengirim data dalam jumlah sangat
besar (misalnya Gbps) untuk membanjiri jaringan.
- Contoh: UDP flood, ICMP
flood (ping attack).
- Protocol
Attack
- Mengeksploitasi kelemahan protokol
jaringan seperti TCP/IP.
- Contoh: SYN flood.
- Application
Layer Attack
- Menyerang aplikasi atau website
secara langsung (misalnya HTTP request palsu ke halaman login).
- Contoh: HTTP flood.
Kasus Terkenal di Dunia
1. Serangan DDoS pada GitHub (2018)
📅 Tahun: 2018
🌐 Target: GitHub
— platform pengembang terbesar di dunia.
⚙️ Metode: Memcached
amplification attack.
💥 Dampak: Serangan
mencapai 1,35 terabit per detik (Tbps) — salah satu serangan terbesar
yang pernah tercatat.
⏱️ Durasi: Situs
GitHub sempat down selama beberapa menit, tapi cepat dipulihkan berkat
sistem perlindungan DDoS modern.
2. Serangan DDoS pada Estonian Government (2007)
📅 Tahun: 2007
📍 Lokasi: Estonia
🎯 Target:
Pemerintah, bank, media, dan layanan online di Estonia.
🔥 Dampak:
- Situs pemerintahan dan perbankan
lumpuh selama beberapa minggu.
- Dikenal sebagai “Cyberwar pertama di dunia” karena skala nasionalnya.
💰 3. Serangan DDoS pada Dyn DNS (2016)
📅 Tahun: 2016
🎯 Target: Dyn,
penyedia DNS global.
⚙️ Metode: Serangan
dari jutaan perangkat IoT (Internet of Things) yang terinfeksi malware Mirai
botnet.
💥 Dampak:
- Situs-situs besar seperti Twitter,
Netflix, Reddit, dan Spotify sempat tidak bisa diakses selama
berjam-jam.
- Menunjukkan bahaya besar ketika
perangkat IoT digunakan sebagai senjata serangan global.
💻 1. Serangan ke Website KPU (Pemilu 2019
& 2024)
🎯 Target: Website
KPU (Komisi Pemilihan Umum)
💥 Dampak:
- Situs sempat tidak stabil karena traffic
mencurigakan yang diduga serangan DDoS.
- Motifnya: mencoba mengacaukan akses
informasi hasil pemilu.
🔒 Langkah: Sistem
keamanan ditingkatkan dan server diperkuat di bawah pengawasan BSSN (Badan
Siber dan Sandi Negara).
- Gunakan
firewall dan sistem deteksi intrusi (IDS/IPS).
- Terapkan
rate limiting — membatasi jumlah permintaan per detik.
- Gunakan
Content Delivery Network (CDN) untuk menyebarkan beban server.
- Gunakan
layanan anti-DDoS dari penyedia seperti Cloudflare atau Akamai.
- Pantau
lalu lintas jaringan secara real-time.
Comments