Pertemuan Perdana Pengujian dan Penjaminan Kualitas Perangkat Lunak Kelas Blended Plus, 18 Februari 2026

Pengujian dan Penjaminan Kualitas Perangkat Lunak

Karena apa?

Karena tidak ada yang lebih menyedihkan dari:
Program sudah demo ke klien…
Tombol login ditekan…
Lalu…
πŸ’₯ ERROR 500 πŸ’₯

Dan programmer bilang:

“Tadi di laptop saya lancar, Pak…”

🧠 Pertemuan 1: Kenalan Dulu Sama Testing

Di slide awal (halaman 3), tujuannya jelas:
Mahasiswa punya pemahaman mendasar tentang pengujian perangkat lunak.

Artinya?
Minimal setelah pertemuan ini, kalau dengar kata “bug”,
kalian tidak lagi membayangkan kecoa πŸͺ³
tapi membayangkan nilai proyek yang bisa hancur.


πŸ§ͺ Apa Itu Pengujian Perangkat Lunak?

Di halaman 4 dijelaskan:

Pengujian adalah proses sistematis untuk mengevaluasi dan memverifikasi software agar sesuai kebutuhan, spesifikasi, dan standar kualitas.

Testing itu seperti:

  • Cicip masakan sebelum disajikan

  • Cek mic sebelum presentasi

  • Atau cek kamera sebelum Zoom supaya tidak pakai filter kucing 🐱

Tujuan utamanya?
πŸ‘‰ Menemukan kesalahan sebelum user menemukannya.

Karena kalau user yang menemukan duluan…
Itu bukan testing lagi.
Itu sudah krisis manajemen πŸ˜…

🎯 Tujuan Pengujian (Halaman 6)

Testing dilakukan untuk:

  • Menjamin kualitas

  • Mengurangi risiko

  • Memastikan sesuai kebutuhan

  • Menilai keamanan

  • Meningkatkan kepuasan

Bahasa gampangnya:

Testing itu seperti:
“Tes kesehatan sebelum menikah”

Supaya nanti tidak kaget di tengah jalan πŸ˜†

πŸ“œ Prinsip Dasar Testing (Halaman 7)

1️⃣ Testing menunjukkan ada kesalahan, bukan membuktikan tidak ada kesalahan.

Artinya:
Kalau tidak ketemu bug…
Belum tentu bersih.
Mungkin bug-nya sembunyi seperti mantan yang masih stalking πŸ‘€

2️⃣ Harus dilakukan sejak awal (early testing)

Karena kalau bug ditemukan di akhir…
Biayanya bisa seperti:
Beli nasi goreng → tambah telur → tambah ayam → tambah bakso → tambah keju
Akhirnya harga  setinggi langit 😭

3️⃣ Exhaustive testing itu tidak mungkin.

Tidak mungkin coba semua kemungkinan.
Kalau semua dicoba…
Lulusnya tahun 2035.

πŸ” Jenis-Jenis Pengujian (Halaman 9)

Testing itu ada levelnya:

🧩 Unit Testing
Cek bagian kecil.

🀝 Integration Testing
Cek apakah modul bisa akur atau malah berantem.

🏒 System Testing
Cek sistem secara keseluruhan.

πŸ‘¨‍πŸ’Ό UAT (User Acceptance Testing)
Ini momen paling menegangkan.

Karena user bisa bilang:

“Secara sistem sudah bagus… tapi kok saya tidak suka ya?”

Itu kalimat paling menakutkan dalam dunia IT.

⚫⚪ Black Box vs White Box

Black Box:
Tidak peduli isi kode.
Yang penting input → output.

Seperti naik ojek online.
Tidak peduli mesin motornya apa,
Yang penting sampai.

White Box:
Lihat ke dalam kode.
Seperti montir yang buka mesin sampai baut terakhir.

Grey Box?
Setengah percaya, setengah curiga πŸ˜„

πŸ—️ Diagram Alur Testing (Halaman 14)

Urutannya:

  1. Analisis & Perencanaan

  2. Desain Test Case

  3. Eksekusi

  4. Evaluasi

  5. Perbaikan Bug



Realitanya sering begini:

Rencana → Eksekusi → Bug → Perbaikan → Bug lagi → Perbaikan lagi → Deadline datang 😭

πŸ›‘️ Masuk ke SQA (Halaman 16)

Kalau testing itu seperti:
“Cari kesalahan”

Maka SQA itu:
“Bikin sistem supaya kesalahan tidak muncul”

SQA fokus pada proses.

Ibaratnya:
Testing itu pemadam kebakaran πŸ”₯
SQA itu  alarm asap 🚨

πŸ“Š Standar dalam SQA (Halaman 22)

Ada ISO 9001, ISO 25010, CMMI, IEEE.

Kalau perusahaan bilang:
“Kami sudah ISO.”

Artinya?
Sudah punya standar.

Tapi kalau karyawan bilang:
“Sudah ISO tapi tetap chaos…”

Itu namanya:
ISO di kertas, bukan di hati πŸ˜†

πŸ› Sejarah Bug (Halaman 26–27)

Ini bagian favorit.

Tahun 1947,
Tim menemukan seekor ngengat (moth) nyangkut di komputer Harvard Mark II.

Grace Hopper mencatat:
“First actual case of bug being found.”

Jadi memang bug itu dulu benar-benar serangga πŸͺ³


Sekarang?

Bug sudah berevolusi.
Tidak perlu sayap.
Cukup satu titik koma hilang.

πŸ”„ Fault → Error → Failure (Halaman 28)

Fault:
Kesalahan di kode.

Error:
Sistem salah proses.

Failure:
User teriak.

Rantai tragedi dunia IT.

🎬 Penutup 

Jadi setelah pertemuan ini…

Kalau kalian bikin aplikasi, ingat:

Program tanpa testing
itu seperti nikah tanpa kenalan dulu.

Kelihatannya lancar…
Sampai hari H πŸ˜„

Testing bukan mencari siapa yang salah.
Testing adalah menyelamatkan masa depan.

Dan ingat…

Bug tidak pernah tidur.
Bug hanya menunggu demo ke klien.

Comments

Popular posts from this blog

Teknik Menulis Resume yang Benar

Resume Pertemuan ke 4 : Gali Potensi Ukir Prestasi

Seru, Pintar, dan Penuh Sensasi : Presentasi Kelompok Kelas A Pengantar Teknologi Informasi