Dosen Fun & Friendly 2025: Pak Gury

 


Dosen Fun & Friendly 2025: Pak Gury

Di antara para dosen yang wajahnya terpampang megah di layar — Pak Chaerul dengan senyum diplomatis, Pak Marcello dengan tatapan penuh wibawa, Pak Safrizal yang selalu terlihat siap memberi kuliah motivasi, dan Pak Yunus dengan gaya elegannya — ada satu sosok yang dari jauh saja sudah memancarkan aura “ketawa dulu baru tegang”: Pak Gury.

Dan benar saja…
Tahun 2025 ini, gelar Dosen Fun & Friendly jatuh ke Pak Gury!

Beliau ini dikenal mahasiswa sebagai dosen yang kalau masuk kelas, energi tegang langsung turun 60%. Cara beliau menjelaskan materi itu seperti sedang bercerita—kadang diselipin joke halus, kadang joke yang lebih halus lagi sampai mahasiswa mikir dulu baru ketawa.

Belum lagi gaya bapak-bapak khasnya yang bikin suasana kelas berasa nyaman, seperti lagi belajar sambil ngopi di ruang tamu. Mahasiswa sering bilang, “Materi Pak Gury itu berat… tapi bapaknya bikin jadi ringan.” Dan itu terbukti: sebelum pusing, biasanya sudah keburu ketawa dulu.

Itu sebabnya penghargaan tahun ini memang jatuh pada yang paling humble, paling friendly, dan paling bisa membuat mahasiswa berkata:
“Akhirnya… ada kelas yang bikin ketawa dulu baru ngerti.”

Selamat Pak Gury,
Dosen Fun & Friendly 2025!


Semoga keceriaan bapak terus menyelamatkan mahasiswa dari rasa kantuk dan overthinking.

Humor Dosen

1. Kalau bagian ini bikin pusing, itu wajar. Saya saja waktu pertama kali belajar, ingin ganti jurusan sebentar.”

2.    Konsep ini seperti mantan: harus dipahami dulu baru bisa move on.”

3.     “Yang paham angkat tangan… yang belum paham, angkat semangat.”

4.   Mahasiswa itu unik: kalau tugas dikasih 2 minggu, mereka akan menggunakan 13 hari untuk mikir… dan 1 malam untuk mengerjakan.”

5.      “Tidak ada jawaban salah. Yang ada hanya jawaban… yang masih perlu dipoles sedikit.”

6.      Kalau sudah mengerjakan tugas, jangan lupa submit. Jangan cuma disimpan di hati.

7.      “Yang penting happy dulu, pahamnya menyusul. Tapi harus menyusul yaaa

8.      “Kalau jawabannya belum tepat, tidak apa-apa. Yang penting percaya diri. Kadang percaya diri itu lebih tinggi nilainya daripada benar.”

9.      “Kalau bingung, bilang. Jangan dipendam. Kalau dipendam, nanti jadi kenangan pahit.”

10.   “Penjelasan saya sudah jelas ya? Kalau tidak jelas, itu tanda-tanda kalian butuh kopi.”

11.  Deadline  tugas  dibuat panjang supaya  bisa tetap mengerjakan di hari terakhir.”


Comments

Popular posts from this blog

Teknik Menulis Resume yang Benar

Resume Pertemuan ke 4 : Gali Potensi Ukir Prestasi

Seru, Pintar, dan Penuh Sensasi : Presentasi Kelompok Kelas A Pengantar Teknologi Informasi