Satu Semester, Seribu Cerita” matkul Perencanaan Strategi Sistem Informasi

 Satu Semester, Seribu Cerita” matkul Perencanaan Strategi Sistem Informasi


Pertemuan ke-15 mata kuliah Perencanaan Strategi Sistem Informasi resmi tercatat dalam sejarah kelas sebagai hari di mana keberanian lebih mahal daripada kalkulator nilai. Awalnya, semua tampak normal. Mahasiswa duduk rapi, laptop terbuka, wajah setengah pasrah menunggu sesi penutup semester. Namun, ketenangan itu runtuh saat dosen berkata dengan nada penuh misteri:

Nilai Quiz

“Hari ini kita kuis… lisan dan tulisan.”


Sekejap, kelas terbagi menjadi tiga kubu besar:

  1. Kubu Pejuang Lisan (yang langsung menegakkan badan),
  2. Kubu Pejuang Tulisan (yang sibuk membuka file lama),
  3. Kubu Pejuang Doa (yang menatap kosong sambil berharap WiFi mempengaruhi nilai).

Quiz Lisan: Jalan Pintas Menuju Surga Nilai



Mahasiswa yang berani maju dan menjawab quiz lisan dengan lancar, percaya diri, dan tanpa komat-kamit mantra, langsung mendapatkan nilai 100. Tanpa remedial. Tanpa diskusi. Tanpa negosiasi. Nilai turun dari langit dengan sah.


Dan sebagai bonus spesial yang bikin iri satu kelas, peserta kuis lisan juga mendapatkan hadiah buku. Ya, BUKU. Hadiah yang menandakan:

“Keberanian bertanya dan menjawab lebih berharga daripada diam sambil menunggu nilai.”


Momen ini langsung memicu reaksi berantai:

  • Ada yang spontan menyesal tidak angkat tangan,
  • Ada yang berkata lirih, “Pak, harusnya saya tadi maju…”
  • Dan ada yang baru sadar bahwa buku ternyata bisa datang lebih cepat daripada nilai UAS.
✍️ Quiz Tulisan: Jalur Ninja yang Tetap Mulia

Bagi mahasiswa yang memilih jalur quiz tulisan, ujian tetap berjalan dengan penuh kesungguhan. Nilai quiz tertulis tercatat rapi dalam daftar nilai resmi—ada yang stabil, ada yang melonjak, dan ada juga yang membuat mahasiswa refleksi diri sambil berkata, “Semester depan harus lebih rajin.”

Nilai tulisan ini menjadi bukti bahwa usaha konsisten sepanjang semester tetap dihargai, meskipun tidak disertai buku gratis.

🎓 Penutup yang Tak Terlupakan

Pertemuan ke-15 ini bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang keberanian, kecepatan berpikir, dan pelajaran hidup:

Kadang, satu langkah maju ke depan kelas bisa membawa pulang dua hal—nilai sempurna dan buku.

Kelas ditutup dengan suasana hangat, tawa kecil, dan wajah-wajah yang akhirnya menerima takdir nilainya masing-masing. Pertemuan ini pun resmi masuk Hall of Fame Buku Kenangan Kelas sebagai hari di mana quiz berubah jadi hadiah, dan keberanian dibayar lunas.

Pantun

Masuk kelas bawa laptop,
Kadang siap, kadang ngantuk juga.
Terima kasih sudah berjuang semangat nonstop,


Semoga lulus , sukses, dan memiliki karir cemerlang kedepanya

Tugas Kelompok Perencanaan Strategi Sistem Informasi

 Pembagian tugas kelompok mata kuliah Perencanaan Strategi Sistem Informasi pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Tugas disusun secara berkelompok, masing-masing terdiri dari beberapa mahasiswa dengan NIM dan nama lengkap, serta dilengkapi judul kajian strategis yang relevan dengan penerapan sistem informasi di berbagai sektor.

Terdapat 10 kelompok yang masing-masing mengangkat tema berbeda namun tetap berada dalam ruang lingkup perencanaan dan strategi sistem informasi. Topik yang dipilih mencerminkan keberagaman konteks implementasi sistem informasi, mulai dari industri game digital, layanan Android, aplikasi internal perguruan tinggi, proses bisnis, transformasi digital organisasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dan e-commerce pada UMKM.

Kelompok 1 membahas perencanaan strategi sistem informasi pada platform Steam dengan fokus pada peningkatan keunggulan bersaing di industri game digital.



Kelompok 2 mengangkat strategi sistem informasi Google pada layanan Android dalam rangka ekspansi pasar global.


Kelompok 3 menelaah penerapan strategi sistem informasi pada aplikasi pengajuan proposal malam keakraban program studi, yang berorientasi pada peningkatan efektivitas dan keakraban akademik.



Selanjutnya,

Kelompok 4 mengkaji peran perencanaan strategi sistem informasi dalam optimalisasi proses bisnis, sedangkan Kelompok 5 berfokus pada dukungan strategi sistem informasi terhadap transformasi digital organisasi.


Kelompok 6 mengangkat tema yang lebih mutakhir, yaitu optimalisasi penggunaan AI generatif dalam sektor pendidikan melalui pendekatan perencanaan strategis sistem informasi.


Kelompok 7 membahas perencanaan sistem informasi sebagai pendukung keputusan manajemen, menekankan fungsi sistem informasi dalam pengambilan keputusan strategis.


Kelompok 8 dan 9 masing-masing mengkaji perencanaan strategi sistem informasi dalam meningkatkan kinerja dan keunggulan kompetitif, serta meningkatkan daya saing perusahaan.


Terakhir, Kelompok 10 memfokuskan kajian pada perancangan strategi sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional UMKM berbasis e-commerce.


Secara keseluruhan, dokumen ini menunjukkan pembagian tugas yang terstruktur, relevan dengan perkembangan teknologi informasi, serta selaras dengan capaian pembelajaran mata kuliah. Daftar ini ditutup dengan penetapan Ketua Kelas, Mutiara Fitria Azzahra, serta pengesahan oleh Dosen Pengampu, Dr. Safrizal, ST., MM., M.Kom.



Ringkasan Pertemuan 1 sampai 15 Perencanaan Strategi Sistem informasi

Berikut ringkasan setiap pertemuan (Pertemuan 1–15) mata kuliah Perencanaan Strategi Sistem Informasi (INS505) yang disusun berdasarkan  RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER  (RPS )

 


Pertemuan 1 – Pengantar Mata Kuliah & Konsep Perencanaan Strategis

Mahasiswa diperkenalkan dengan tujuan, capaian pembelajaran, aturan perkuliahan, serta ruang lingkup mata kuliah. Pada pertemuan ini juga dibahas permasalahan umum sistem informasi dalam organisasi dan konsep dasar perencanaan strategis sebagai fondasi penyusunan strategi SI/TI.


Pertemuan 2 – Evolusi Sistem Informasi dan Peranan SI/TI

Membahas perkembangan sistem informasi dari masa ke masa serta perubahan peran SI/TI dalam organisasi. Mahasiswa memahami bagaimana SI/TI bertransformasi dari fungsi pendukung operasional menjadi enabler dan strategic partner bisnis.


Pertemuan 3 – Konsep Dasar Manajemen dan Pengantar PSSI

Mahasiswa mempelajari konsep dasar manajemen (planning, organizing, leading, controlling) dan keterkaitannya dengan perencanaan strategi sistem informasi. Pertemuan ini menjadi landasan konseptual sebelum masuk ke berbagai framework strategi SI.


Pertemuan 4 – Organisasi SI/TI dan Peran CIO (Asinkron)

Fokus pada struktur organisasi SI/TI, peran Chief Information Officer (CIO), ruang lingkup tugas, wewenang, serta tanggung jawab strategis CIO dalam mendukung visi dan misi organisasi.



Pertemuan 5 – Framework Pengembangan Strategi Sistem Informasi

Membahas berbagai pendekatan dan framework pengembangan rencana strategis SI. Mahasiswa dikenalkan pada tahapan perumusan strategi SI dan bagaimana framework digunakan dalam studi kasus sederhana.

Pertemuan 6 – Analisis SWOT dan Porter’s Five Competitive Forces

Mahasiswa mempelajari dan mempresentasikan hasil analisis lingkungan internal dan eksternal organisasi menggunakan SWOT dan Porter’s Five Forces. Fokus utama adalah pemanfaatan hasil analisis sebagai dasar perumusan strategi SI.


Pertemuan 7 – Balanced Scorecard dan Strategy Map

Membahas konsep Balanced Scorecard (BSC) dan Strategy Map sebagai alat penyelarasan strategi bisnis dan strategi SI. Mahasiswa memahami hubungan antar perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.


Pertemuan 8 – Evaluasi Tengah Semester (UTS)

Pelaksanaan evaluasi tengah semester untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap konsep perencanaan strategis, analisis lingkungan, dan framework strategi SI yang telah dipelajari.

Pertemuan 9 – Enterprise Architecture dan Zachman Framework

Mahasiswa mempelajari konsep Enterprise Architecture serta Zachman Framework sebagai pendekatan terstruktur dalam perencanaan dan pengelolaan arsitektur sistem informasi organisasi.

 

Pertemuan 10 – TOGAF (The Open Group Architecture Framework)

Pembahasan TOGAF sebagai framework arsitektur enterprise yang komprehensif, termasuk Architecture Development Method (ADM) dan peran TOGAF dalam penyusunan strategi SI/TI jangka panjang.


 Pertemuan 11 – IT Governance

Membahas konsep tata kelola TI, tujuan IT Governance, serta bagaimana TI dapat memberikan nilai dan mengelola risiko dalam organisasi. Mahasiswa juga menganalisis kelebihan dan keterbatasan penerapan IT Governance.

Pertemuan 12 – COBIT (Asinkron)

Mahasiswa mempelajari COBIT sebagai framework tata kelola dan manajemen TI. Fokus diberikan pada domain, tujuan pengendalian, serta peran COBIT dalam memastikan keselarasan TI dengan tujuan bisnis.



Pertemuan 13 – ITIL

Membahas ITIL sebagai best practice manajemen layanan TI. Mahasiswa memahami siklus layanan TI dan bagaimana ITIL mendukung kualitas layanan serta kepuasan pengguna.

 


Pertemuan 14 – eTOM

Mempelajari eTOM sebagai framework proses bisnis pada industri telekomunikasi. Mahasiswa memahami pemetaan proses bisnis dan hubungannya dengan sistem informasi strategis.

Pertemuan 15 – IT Outsourcing & Persiapan UAS

Membahas konsep IT Outsourcing, alasan organisasi melakukan outsourcing TI, manfaat, risiko, serta strategi pengelolaannya. Pertemuan ditutup dengan diskusi dan persiapan Evaluasi Akhir Semester (UAS).

 

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

Teknik Menulis Resume yang Benar

Resume Pertemuan ke 4 : Gali Potensi Ukir Prestasi

Seru, Pintar, dan Penuh Sensasi : Presentasi Kelompok Kelas A Pengantar Teknologi Informasi